Rabu, 28 Desember 2016
Edisi 2 Cinta Rasul
Edisi 2 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Sisi pribadi/ nama dan gelar Nabi SAW
Selain nama Muhammad, beliau juga dikenal dengan beberapa nama lain :
1.AHMAD, seperti yang terdapat di al-Qur’an, Injil & Taurat. Ahmad berarti terpuji.
2. AL-MAHI, berarti yang menghapus, karena Allah SWT menghapus kekafiran melaluinya.
3. AL-HASYIR, berarti yang mengumpulkan, karena seluruh manusia akan berkumpul di bawah kakinya.
4. AL-‘AQIB, berarti yang mengakhiri, karena tidak ada lagi Nabi setelahnya.
5. AL-MUQAFFA, berarti yang dimuliakan.
Nama-nama lain dalal Al Quran Abdullah, Thaha, Yasin.
Beberapa panggilan yang bermaksudkan Nabi SAW, dalam al-Qur’an. Antara lain :
Rasul, Nabi, Ummiy, Syahid, Mubasysyir, Nadzir, Da’i ilallah, Siraj Munir, Ra’uf, Rahim, Nadzir Mubin, Mudzakkir, Rahmat, Ni’mah, Hadi, ‘Abd.
Berdasarkan aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) di play store karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 021216
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 3 Cinta Rasul
Edisi 3 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Sisi pribadi/ Gelar Nabi SAW
Gelar dalam Al Quran:
1. AL-MUBASYSYIR (yang memberi kabar gembira) (QS. al-Ahzab 33:45-46).
2. AL-NADZIR (yang memberi peringatan) (QS. al-Ahzab 33:45-46).
3.AL-MUDZAKKIR (yang mengingatkan) (QS. al-Ghasyiah 88:21-23).
4. AL-SYAHID (yang menjadi saksi) (QS. al-Ahzab 33:45-46).
5. AL-MUBIN (yang menerangkan) (QS. al-Maidah 33:92).
6. AL-DA’I ILA ALLAH (yang mengajak ke jalan Allah) (QS. al-Ahzab 33:45-46).
7. AL-SIRAJ AL-MUNIR (pelita yang terang) (QS. al-Ahzab 33:45-46).
8. AL-MUZZAMMIL (yang berselimut) (QS. al-Muzammil 73:1-5).
9. AL-MUDDATSTSIR (yang berselimut) (QS. al-Muzammil 74:1-7).
Gelar pemberian masyarakat:
1. AL-AMIN, orang yang bisa dipercaya.
2. AL-SHADIQ, orang yang jujur.
Gelar yang diceritakan Nabi SAW:
1.Nabiy al-Rahmah, yang berarti Nabi pembawa rahmat.
2. Nabiy al-Malhamah, yang berarti Nabi yang terlibat dalam perang- perang besar.
3. Nabiy al-Taubah, yang berarti Nabi pembuka pintu taubat.
Berdasarkan aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) di play store karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 021216
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 1 Cinta Rasul
Edisi 1 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Pada bulan Maulid ini, penulis akan mencoba menghadirkan profil Nabi SAW selama sebulan penuh agar kita mengenal beliau lebih dalam. Semoga bermanfaat.
Sisi pribadi/ kelahiran Nabi SAW
1. Beliau lahir pada hari Senin 12 Rabi’ul Awal tahun Gajah.
2. Dinamakan sebagai tahun Gajah karena di tahun itu menjelang kelahiran Muhammad, terjadi peristiwa besar, yaitu penyerangan pasukan gajah dari negeri Habasyah menuju Makkah. Pasukan itu dipimpin oleh panglima besar yang bernama Abrahah.
3. Maksud penyerangan ini adalah untuk menghancurkan Ka’bah.
4. Sedangkan motivasi penyerangan ini lebih disebabkan rasa iri dan dengki dari sebuah negeri yang maju dan makmur, namun tidak menjadi tujuan perjalanan manusia, terhadap negeri Makkah yang gersang dan tandus, namun selalu dikunjungi orang setiap tahunnya.
4. Pasukan ini dihancurkan oleh pasukan burung Ababil yang membawa batu kerikil yang panas. Mereka dihadang di wadi Muhassir, wadi yang terletak antara Mina dan Muzdalifah. al-Fiil (QS : 109).
Berdasarkan aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) di play store karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 021216
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 6 Cinta Rasul
Edisi 6 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Sisi pribadi/bentuk fisik
1.Hidung
Dari Hasan ibn Ali ra. Saya bertanya kepada pamanku Hind ibn Abi Halah tentang hidung Rasulullah SAW. Beliau menjawab:
Rasulullah SAW memiliki hidung yang mancung namun kecil tulang hidungnya.
2.Gigi
Diriwayatkan dari Hasan ibn Ali ibn Abi Thalib, saya bertanya kepada pamanku Hind ibn Abi Halah tentang gigi Rasulullah SAW beliau menjawab:
Rasulullah SAW memiliki bibir yang tipis dan ada sela di gigi serinya.
Ibn Abbas ra. meriwayatkan:
Gigi depan Rasulullah SAW tampak renggang. Ketika berbicara, diantara gigi depan beliau itu seperti keluar cahaya.
3.Rambut
Rambut Rasulullah SAW ikal bergelombang, bukan lurus, panjang sampai menyentuh bahu. Warna rambutnya hitam, ketika semakin tua, rambut Rasulullah SAW pun mulai beruban.
Cerita di atas, dapat dilihat dari riwayat berikut ini:
Bar’ah bin Azib bercerita bahwa:
Saya tidak pernah melihat seorang pun yang lebih baik ketika mengenakan pakaian berwarna merah dari Rasulullah SAW. Ujung rambut beliau tergerai menyentuh pundak beliau.
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 9 Cinta Rasul
Edisi 9 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Sisi pribadi/bentuk fisik
1. Tanda Fisik Kenabian
Rasulullah SAW memiliki tanda fisik kenabian dipunggungnya.
Adanya tanda kenabian, sifatnya dan letaknya di salah satu bagian tubuh Nabi saw.
Saib ibn Yazid ra. ia berkata:
Bibiku pernah membawaku pergi menghadap Rasulullah SAW. Bibiku berkata: Wahai Rasulullah SAW, sesungguhnya keponakanku ini terserang penyakit perut. Lalu beliau mengusap kepalaku dan mendoakan aku supaya mendapat berkah. Setelah itu beliau berwudu dan aku meminum sisa air wudunya kemudian aku berdiri di belakang punggung beliau dan melihat sebuah tanda (kenabian) antara kedua pundaknya seperti telur burung merpati.
(HR. Muslim)
2. Nabi SAW Terluka
@ Yaitu di Ghazwah Uhud, dalam kondisi yang sangat kritis itu 'Utbah ibn Abi Waqqash melempar Rasulullah SAW dengan batu sehingga beliau terjatuh, gigi seri bawah kanan terkena, begitu juga bibir bawah beliau.
@ Abdullah ibn Syihab al-Zuhry mendekati beliau dan memukul hingga melukai kening beliau.
@ Datang pula seorang penunggang kuda, yaitu Abdullah ibn Qami'ah dan memukulkan pedang ke bahu beliau dengan pukulan yang keras, hingga beliau merasa kesakitan lebih dari sebulan karena pukulan itu. Hanya saja pukulan itu tidak sampai menembus dan merusak baju besi yang beliau kenakan. lalu dia memukul beliau di bagian tulang pipi, hingga ada dua keping lingkaran rantai topi besi yang lepas menembus pipi Rasulullah SAW.
3. Nabi SAW Juga Sakit
Abdullah bin Masud ra. ia berkata:
Aku masuk menemui Rasulullah SAW ketika beliau sedang menderita penyakit demam lalu aku mengusap beliau dengan tanganku dan berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau benar-benar terjangkit demam yang sangat parah. Rasulullah saw. bersabda:
Ya, sesungguhnya aku juga mengidap demam seperti yang dialami oleh dua orang di antara kamu.
Aku berkata: Itu, karena engkau memperoleh dua pahala. Rasulullah SAW bersabda:
Benar. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada seorang muslim pun yang tertimpa suatu penyakit dan lainnya kecuali Allah akan menghapus dengan penyakit tersebut kesalahan-kesalahannya seperti sebatang pohon yang merontokkan daunnya.
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 12 Cinta Rasul
Edisi 12 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW ketika Makan
7. Rasulullah SAW Kadang Makan Dengan Posisi Duduk dan Betis Diangkat
Rasulullah SAW pernah disuguhi kurma. Saya melihat beliau makan sambil duduk dengan betis ditegakkan karena lapar.
(HR. Muslim, Abu Daud, al-Tirmizi, dan Ahmad)
8. Rasulullah SAW Makan Tidak Sambil Bersandar Badan
Rasulullah SAW bersabda :
Saya tidak makan sambil bersandar.
(HR al-Bukhari, Abu Daud, al-Tirmizi, Ibnu Majah dan Ahmad)
9. Rasulullah SAW Menggunakan Tangan Kanannya Untuk Makan
Umar ibn Abi Salamah ra. meriwayatkan:
Suatu hari, ia mendatangi Rasulullah SAW. Di rumah beliau ada makanan. Rasulullah berkata:
Kemarilah, sebut nama Allah dan makanlah dengan tangan kanan apa yang ada di hadapanmu.
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
10. Rasulullah SAW Mengambil Makanan Yang Ada Di Hadapannya Terlebih Dahulu, Bukan yang lebih jauh
Umar ibn Abu Salamah meriwayatkan:
Pada suatu hari aku makan bersama Rasulullah SAW lalu aku mengambil daging di sekitar piring-piring hidangan, maka Rasulullah SAW bersabda:
Makanlah yang ada di hadapanmu.
(HR. Muslim)
11. Rasulullah SAW Menjilati Jari-jarinya Setelah Makan sebanyak 3 Kali
Ka'b bin Malik ra. meriwayatkan:
Usai makan, Nabi SAW menjilati jari-jari beliau sebanyak tiga kali.
(HR. al-Tirmizi)
Anas bin Malik ra. berkata:
Usai mengkonsumsi makanan, Rasulullah SAW menjilati ketiga jari-jari beliau.
(HR Muslim, Abu Daud, al-Timizi, dan Ahmad)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 13 Cinta Rasul
Edisi 13 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW ketika minum
Ketika Minum
Beberapa etika Rasulullah SAW ketika minum antara lain:
1. Pada kebanyakan tempat, beliau minum sambil duduk.
2. Namun kadang-kadang minum sambil berdiri.
3. Ketika minum satu gelas, beliau akan meminumnya dengan 2-3 kali napas.Tidak bernapas di minuman.4. Beliau tidak meniup minumannya.
5. Beliau senang dengan minuman dingin.
6. Beliau kurang suka meminum yang panas.Beliau selalu berdoa, sebelum dan sesudah minum.
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 14 Cinta Rasul
Edisi 14 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW ketika minum
Ketika Minum
Beberapa etika Rasulullah SAW ketika minum antara lain:
1. Pada kebanyakan tempat, beliau minum sambil duduk.
2. Namun kadang-kadang minum sambil berdiri.
3. Ketika minum satu gelas, beliau akan meminumnya dengan 2-3 kali napas.Tidak bernapas di minuman.4. Beliau tidak meniup minumannya.
5. Beliau senang dengan minuman dingin.
6. Beliau kurang suka meminum yang panas.Beliau selalu berdoa, sebelum dan sesudah minum.
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 16 Cinta Rasul
Edisi 16 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW ketika bicara
1. Ketika Bicara Rasulullah SAW ketika berbicara perlahan, tidak tergesa-gesa, namun tegas dan rinci, serta tidak bertele-tele.
2. Sering mengulang perkataannya sampai 3 x agar benar-benar dipahami.
3. Ketika berbicara seperti orang yang bijak bicara, nampak seperti orang yang berpikir, kata-katanya singkat tapi padat.
4. Sering menggunakan tangan agar lebih komunikatif.Selalu mengawali dan mengakhiri dengan memuji Allah.
5. Jika marah, beliau berpaling. Jika senang atau dipuji, beliau menunduk
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 17 Cinta Rasul
Edisi 17 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW ketika duduk
1. Ketika Duduk Ketika Rasulullah SAW duduk di dalam masjid, beliau sering duduk dengan cara menempelkan lututnya ke perut dan mengikatnya.
2. Rasulullah SAW pernah tiduran di masjid dengan cara terlentang dan kaki satunya di atas kaki yang lain.
3. Jika ingin duduk, sandal/sepatunya akan dilepas dan diletakkan di sebelahnya.
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 18 Cinta Rasul
Edisi 18 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW ketika bergurau
1. Ketika Bergurau Rasullah SAW adalah manusia, karena itu beliau punya canda dan punya tawa.
2. Rasulullah SAW bergurau dalam batasan wajar, tanpa menyinggung atau menyakiti lawan bicaranya.
3. Walau bercanda, tapi apa yang beliau katakan adalah benar.
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 19 Cinta Rasul
Edisi 19 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW ketika membaca Al Quran
1. Ya'la ibn Mamlak bertanya kepada Ummu Salamah tentang bacaan Rasulullah SAW. Menurut Ummu Salamah, Rasulullah SAW membaca al-Qur'an dengan sangat jelas, kalimat per kalimat.
(HR. Abu Daud, al-Tirmizi dan al-Nasa'i)
2. Saya bertanya kepada Anas: Bagaiman cara Rasulullah SAW membaca al-Qur'an? Ia menjawab: Rasulullah SAW membaca (al-Qur'an) dengan panjang (bagi huruf yang memang harus dibaca panjang).
(HR. al-Bukhari, Abu Daud, al-Nasa'i)
3. Rasulullah SAW memotong bacaan beliau (ayat per ayat). Beliau membaca ayat اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ lalu berhenti. Kemudian beliau membaca ayat الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ lalu berhenti lagi. Setelah itu, beliau membaca ayat مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ .
(HR. Abu Daud, al-Tirmizi dan Ahmad)
3. Saya bertanya kepada Aisyah tentang cara Rasulullah SAW membaca (al-Qur'an): Apakah beliau membaca dengan lirih atau dengan nyaring? Aisyah menjawab: Terkadang Rasulullah membaca al-Qur'an dengan lirih, terkadang membacanya dengan nyaring. Saya berkata: Segala puji bagi Allah SWT yang telah melapangkan urusan ini.
(HR. Abu Daud, al-Tirmizi, Ibn Majah dan Ahmad)
4. Saya melihat Rasulullah SAW menunggang onta pada hari penaklukan kota Makkah sambil membaca:
إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا. لِيَغْفِرَ لَكَ اللَّهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ وَيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَيَهْدِيَكَ صِرَاطًا مُسْتَقِيمًا
Sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata. Supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus.
(QS. al-Fath 48:1-2)
Ketika membaca ayat ini, Rasulullah SAW menggemakan suara beliau. Mu'awiyah ibn Qurrah (salah seorang periwayat hadis ini) berkata: Kalau saja saya tidak khawatir orang-orang akan berkumpul disekitarku, niscaya saya membacanya seperti itu. Atau ia berkata: Akan membaca seperti indahnya bacaan (Rasulullah SAW).
(HR. al-Bukhari, Muslim, Abu Daud dan Ahmad)
5. Allah tidak mengutus seorang Nabi kecuali Nabi itu memiliki wajah yang tampan dan suara yang merdu. Nabi kalian memiliki wajah yang tampan dan suara yang merdu, beliau tidak pernah melagukan suara. (HR. al-Tirmizi)
6. (Suara) bacaan Rasulullah SAW dapat terdengar oleh orang yang berada di halaman rumah, sementara beliau membaca di dalam rumah.
(HR. Abu Daud, al-Tirmizi dan Ahmad)
7. Ummu Hani ra. meriwayatkan:
Saya mendengar bacaan Rasulullah SAW, sementara saya berada di atas ranjang.
(HR. al-Tirmizi, al-Nasa'i, Ibn Majah dan Ahmad)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 20 Cinta Rasul
Edisi 20 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW terhadap anak-anak.
1. Rasulullah SAW Menyayangi Anak
Rasulullah sangat menyayangi anak-anak. Kepada cucu-cucunya, mereka sering digendong, diajak shalat di masjid, dicium dan dielus kepalanya. Kepada Fatimah, beliau sering mempersilahkannya duduk di sebelahnya. Jika ada makanan yang bisa dibagikan, beliau akan memulai dengan membagikannya kepada anak-anak.
2. Sedih Dengan Kematian Anak
Rasulullah SAW bersabda:
Tadi malam aku dikaruniai seorang anak yang aku beri nama dengan nama bapakku, yaitu Ibrahim.
Beliau lalu menyerahkan kepada Ummu Saif, istri seorang tukang pandai besi yang biasa dipanggil Abu Saif. Suatu hari beliau berangkat menemuinya dan aku mengikutinya sampai bertemu Abu Saif yang sedang meniup alat peniup api, sehingga rumahnya penuh dengan asap. Aku mempercepat jalan di hadapan Rasulullah dan aku berkata: Wahai Abu Saif, berhentilah karena Rasulullah SAW telah datang. Kemudian dia berhenti lalu Nabi SAW memanggil putranya yang masih kecil lantas memeluknya dan mengatakan sesuatu yang Allah kehendaki. Lebih lanjut Anas berkata: Aku melihat dia memperdaya dirinya menghadapi sakaratul maut di hadapan Rasulullah hingga kedua mata beliau mengalirkan air mata lantas bersabda:
Mata mengucurkan air mata dan hati merasa sedih serta aku hanya akan mengatakan perkataan yang diridai Tuhanku. Demi Allah, wahai Ibrahim, sesungguhnya kami sangat sedih (atas kematianmu).
(HR Muslim)
3. Mencium Anak-anaknya
al-Aqra' ibn Habis pernah melihat Nabi SAW sedang mencium Hasan. Dia (al-Aqra' ibn Habis) lalu berkata: Sesungguhnya aku mempunyai sepuluh orang anak namun aku tidak pernah mencium satupun dari mereka. Kemudian Rasulullah SAW bersabda:
Sesungguhnya orang yang tidak menyayangi maka dia tidak akan disayangi. (HR. Muslim)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 4 Cinta Rasul
Edisi 4 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Sisi pribadi/ Bentuk fisik
1. Gambaran Umum fisik Rasulullah saw dapat dilihat dari beberapa riwayat di bawah ini:
Rasulullah SAW. bukan orang yang tinggi sekali, dan tidak pula pendek. Tidak juga putih sekali, dan tidak berwarna coklat. Rambutnya tidak terlalu keriting dan tidak terlalu lurus. Beliau diutus Allah ketika berusia empat puluh tahun dan menetap di Mekah selama sepuluh tahun dan di Madinah selama sepuluh tahun. Beliau wafat ketika berusia enam puluh tahun sementara di rambut kepala dan janggut beliau tidak lebih dari dua puluh helai uban.
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
2. Postur tubuh
Badan Rasulullah saw tinggi tegap, namun tidak terkesan jangkung.
Perutnya tidak buncit.
Nabi SAW tidaklah jangkung dan tidak juga pendek. (HR. Ibn Hisyam)
Rasulullah SAW dada dan perutnya rata. (HR. Ibn Sa'ad)
3. Warna kulit
Kulit Rasulullah saw putih.
Rasulullah SAW warna kulitnya putih bersih bukan putih pucat atau hitam.(HR. al-Bukhari dan Muslim)
Berdasarkan aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) di play store karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 021216
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 5 Cinta Rasul
Edisi 5 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Sisi pribadi/bentuk fisik
1. Tinggi
Dari Anas ibn Malik ra. berkata:
Rasulullah SAW tinggi tegap, namun tidak terkesan jangkung.
2. Mata Rasulullah SAW
mata Rasulullah saw dapat melihat
@ Di kegelapan sama seperti beliau melihat di tempat terang.
@ Mata beliau mampu memandang 360 derajat
Rasulullah SAW bersabda:
Apakah kalian menyangka bahwa posisiku di sini dan di sini, demi Allah tidak terhalang dari penglihatanku ruku’ kalian ataupun sujud kalian. Sesungguhnya aku dapat melihat apa yang ada di belakang punggungku. (HR Bukhari)
A’isyah yang mengatakan bahwa:
Rasulullah SAW dapat melihat dalam keadaan gelap maupun terang. (HR Bukhari)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 5 Cinta Rasul
Edisi 5 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Sisi pribadi/bentuk fisik
1. Tinggi
Dari Anas ibn Malik ra. berkata:
Rasulullah SAW tinggi tegap, namun tidak terkesan jangkung.
2. Mata Rasulullah SAW
mata Rasulullah saw dapat melihat
@ Di kegelapan sama seperti beliau melihat di tempat terang.
@ Mata beliau mampu memandang 360 derajat
Rasulullah SAW bersabda:
Apakah kalian menyangka bahwa posisiku di sini dan di sini, demi Allah tidak terhalang dari penglihatanku ruku’ kalian ataupun sujud kalian. Sesungguhnya aku dapat melihat apa yang ada di belakang punggungku. (HR Bukhari)
A’isyah yang mengatakan bahwa:
Rasulullah SAW dapat melihat dalam keadaan gelap maupun terang. (HR Bukhari)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 7 Cinta Rasul
Edisi 7 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Sisi pribadi/bentuk fisik
1. Janggut/Jenggot
Ali ibn Thalib ra. meriwayatkan:
Kepala Baginda Rasulullah SAW tidak kecil dan jenggotnya tebal.
Al-Bara' ibn 'Azib ra. berkata:
Rasulullah SAW memiliki jenggot yang tebal.
Sa'ad ibn Abi Waqash ra. berkata:
Jenggot dan rambut Rasulullah SAW lebat dan hitam.
"Foto janggut"
2. Wajah Rasulullah SAW
memiliki wajah yang tampan, bahkan paling tampan.
@ Wajah beliau tidak tajam seperti pedang, tidak juga memanjang, tapi seperti matahari dan bulan yang bundar.
@ Ketika beliau gembira, wajah baginda seperti potongan bulan.
Cerita di atas disimpulkan dari hadis yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dari al-Barra ra. yang berkata bahwa
"Rasulullah SAW adalah manusia yang wajahnya paling tampan, akhlaknya paling baik, tidak tinggi yang terlalu tinggi dan pasti tidak pendek."
@ Dalam riwayat al-Bukhari, al-Barra ditanya: Apakah wajah Rasulullah SAW seperti pedang? Beliau menjawab: Tidak, akan tetapi seperti bulan.
3. Rambut Nabi SAW
Rambut Nabi SAW Beruban
Hadis riwayat Abu Juhaifah ra.:
Aku pernah melihat Nabi SAW rambut beliau yang di sini berwarna putih. Zuhair meletakkan sebagian jari-jarinya pada bagian bawah bibir. Lebih lanjut dikatakan kepada Zuhair: Anda sudah sebesar siapa saat itu? Zuhair menjawab: Aku sudah bisa meruncingkan anak panah dan merekatkan bulu padanya.
@ Apakah Rasulullah SAW Menyemir Rambutnya?
Dari Ibn Sirin ia berkata: Anas ibn Malik ra. pernah ditanya: Apakah Rasulullah SAW pernah menyemir (rambutnya)? Anas ibn Malik menjawab: Bahwa dia belum pernah melihat uban kecuali hanya sedikit.
(HR. Muslim)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 8 Cinta Rasul
Edisi 8 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Sisi pribadi/bentuk fisik
1. Ketampanan Rasulullah SAW
@ Ketampanan Rasulullah SAW secara fisik dapat dilihat dari riwayat di bawah ini:
Al-Bara' ibn 'Azib ra. berkata:
Rasulullah SAW adalah seorang yang berperawakan sedang, berpundak lebar dan berambut lebat sampai ke daun telinga. Beliau suka mengenakan pakaian warna merah. Aku sama sekali tidak pernah melihat sesuatu yang lebih bagus dari pada Nabi SAW.
2. Cara Menyisir Rambut
Sebagai manusia biasa, Rasulullah SAW yang berambut panjang, selalu menyisir rambutnya, yaitu mengurai dan menjadi dua belahan. Hal ini seperti yang dikisahkan Ibn Abbas sebagai berikut:
Ibnu Abbas ra. berkata:
Kebiasaan orang-orang ahli kitab ialah memanjangkan rambut mereka sedang orang-orang musyrik biasa menyisir rambut mereka menjadi dua belahan. Rasulullah SAW senang menyesuaikan dengan ahli kitab dalam hal yang tidak diperintahkan (mubah) lalu Rasulullah SAW memanjangkan rambut jambulnya setelah itu disisir menjadi dua belahan.
3. Rasulullah SAW Berkeringat
@ Tubuh Rasulullah SAW berkeringatan sebagaimana lazimnya manusia, bahkan ketika turun wahyu, keringat itu semakin banyak, baik di musim dingin atau panas.
Aisyah berkata:
Jika diturunkan wahyu kepada Rasulullah SAW pada pagi hari yang dingin kemudian dahinya akan mengucurkan keringat.
@ Bahwa Ummu Sulaim ra. menghamparkan selembar tikar kulit sehingga Rasulullah saw. dapat tidur siang di atasnya. Beliau berkeringat banyak sekali lalu Ummu Sulaim mengumpulkan keringat tersebut untuk mencampurnya dengan minyak wangi kemudian memasukkannya ke dalam botol-botol kecil. Kemudian Nabi SAW bertanya kepada Ummu Sulaim:
Apa ini?
Ia menjawab: Keringatmu yang aku campur dengan minyak wangiku.
(HR.Muslim)
4. Keringat Rasulullah SAW Harum
Keringat Rasulullah SAW harum, demikian pula dengan ludah dan bau mulutnya.
@ Anas ibn Malik ra. bercerita:
Aku menemani Rasulullah SAW sepuluh tahun dan aku sudah mencium semua wewangian dan aku belum pernah mencium bau mulut yang lebih harum dari bau mulut Rasulullah SAW.
@ Nabi SAW disodorkan sebuah wadah berisi air, beliau meminumnya, lalu meludah (mengeluarkan air dari mulut) di wadah itu, kemudian air dalam wadah dituangkan ke dalam sumur-dalam lafazh lain: Nabi SAW meminum dari wadah dan meludah di sumur- tiba-tiba dari sumur itu merebak bau wangian yang harum.
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 10 Cinta Rasul
Edisi 8 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
Sisi pribadi/bentuk fisik
1. Ketampanan Rasulullah SAW
@ Ketampanan Rasulullah SAW secara fisik dapat dilihat dari riwayat di bawah ini:
Al-Bara' ibn 'Azib ra. berkata:
Rasulullah SAW adalah seorang yang berperawakan sedang, berpundak lebar dan berambut lebat sampai ke daun telinga. Beliau suka mengenakan pakaian warna merah. Aku sama sekali tidak pernah melihat sesuatu yang lebih bagus dari pada Nabi SAW.
2. Cara Menyisir Rambut
Sebagai manusia biasa, Rasulullah SAW yang berambut panjang, selalu menyisir rambutnya, yaitu mengurai dan menjadi dua belahan. Hal ini seperti yang dikisahkan Ibn Abbas sebagai berikut:
Ibnu Abbas ra. berkata:
Kebiasaan orang-orang ahli kitab ialah memanjangkan rambut mereka sedang orang-orang musyrik biasa menyisir rambut mereka menjadi dua belahan. Rasulullah SAW senang menyesuaikan dengan ahli kitab dalam hal yang tidak diperintahkan (mubah) lalu Rasulullah SAW memanjangkan rambut jambulnya setelah itu disisir menjadi dua belahan.
3. Rasulullah SAW Berkeringat
@ Tubuh Rasulullah SAW berkeringatan sebagaimana lazimnya manusia, bahkan ketika turun wahyu, keringat itu semakin banyak, baik di musim dingin atau panas.
Aisyah berkata:
Jika diturunkan wahyu kepada Rasulullah SAW pada pagi hari yang dingin kemudian dahinya akan mengucurkan keringat.
@ Bahwa Ummu Sulaim ra. menghamparkan selembar tikar kulit sehingga Rasulullah saw. dapat tidur siang di atasnya. Beliau berkeringat banyak sekali lalu Ummu Sulaim mengumpulkan keringat tersebut untuk mencampurnya dengan minyak wangi kemudian memasukkannya ke dalam botol-botol kecil. Kemudian Nabi SAW bertanya kepada Ummu Sulaim:
Apa ini?
Ia menjawab: Keringatmu yang aku campur dengan minyak wangiku.
(HR.Muslim)
4. Keringat Rasulullah SAW Harum
Keringat Rasulullah SAW harum, demikian pula dengan ludah dan bau mulutnya.
@ Anas ibn Malik ra. bercerita:
Aku menemani Rasulullah SAW sepuluh tahun dan aku sudah mencium semua wewangian dan aku belum pernah mencium bau mulut yang lebih harum dari bau mulut Rasulullah SAW.
@ Nabi SAW disodorkan sebuah wadah berisi air, beliau meminumnya, lalu meludah (mengeluarkan air dari mulut) di wadah itu, kemudian air dalam wadah dituangkan ke dalam sumur-dalam lafazh lain: Nabi SAW meminum dari wadah dan meludah di sumur- tiba-tiba dari sumur itu merebak bau wangian yang harum.
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 10 Cinta Rasul
Edisi 10 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak dan Sifat Rasulullah SAW Secara Umum
Rasulullah SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Hal itu seperti yang beliau nyatakan:
إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ
Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak-akhlak yang baik.
(HR. Ahmad)
Seorang yang diutus untuk memperbaiki akhlak, tentu harus berakhlak mulia dan mencontohkan kemuliaan akhlak tersebut.
Gambaran kemuliaan akhlak Rasulullah saw secara umum adalah sebagaimana yang dikatakan al-Qur’an:
وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ
Dan Sesungguhnya kamu benar-benar
berbudi pekerti yang agung.
💝 Akhlak Nabi SAW makan
1. Rasulullah SAW Makan Dengan 3 Jari
Rasulullah SAW makan dengan menggunakan ketiga jari beliau. Usai makan, beliau menjilati ketiganya.
(HR. Muslim, Abu Daud, al-Damiri dan Ahmad)
2. Rasulullah SAW Kadang Berwudhu Sebelum Makan.
Salman ra meriwayatkan:
Aku membaca pernyataan berikut di dalam kitab Taurat: Sungguh, berkah makanan itu diperoleh dengan berwudhu setelahnya. Maka aku menyebutkan apa yang telah kubaca di dalam kitab Taurat itu kepada Rasulullah SAW. Beliau berkata:
Berkah makanan itu diperoleh dengan berwudhu sebelum dan sesudahnya.
(HR. Abu Daud, al-Tirmizi dan Ahmad).
Ibn Abbas ra meriwayatkan:
Pada suatu hari, Rasulullah SAW keluar dari tempat buang hajat, lalu beliau disuguhi makanan. Kemudian beliau ditanya: Tidakkah engkau (merasa perlu untuk) berwudhu? Rasulullah SAW menjawab:
Jika aku hendak shalat, maka aku akan berwudhu.
(HR. Muslim, al-Tirmizi dan al-Nasa'i)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 23 Cinta Rasul
Edisi 23 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak: Nabi SAW pemalu
1. Malu itu sebagian dari iman.
Seorang Muslim/Muslimah harus mempunyai sifat malu dan Rasulullah SAW adalah seorang pemalu, bahkan sangat pemalu.
2. Abu Sa'id al-Khudri ra. berkata:
Rasulullah SAW lebih pemalu daripada seorang gadis perawan di dalam kamarnya. Jika beliau tidak menyukai sesuatu kami dapat mengetahui dari raut wajahnya.
(HR. Muslim)
3. Abdullah ibn Umar ra. bercerita bahwa:
Suatu hari Rasulullah SAW lewat di depan seorang Anshar yang sedang memberi nasihat (dalam riwayat lain: menyalahkan) saudaranya perihal malu. Lalu Rasulullah SAW bersabda:
Biarkan dia, karena malu itu sebagian dari iman.
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
4. Dari Abu Mas'ud ra. Rasulullah SAW bersabda:
Dari perkataan para Nabi yang didapati orang adalah: Jika kamu tidak malu maka lakukanlah apa yang kamu kehendaki.
(HR. al-Bukhari, Ibn Majah dan Ahmad)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 24 Cinta Rasul
Edisi 24 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan akhlak Nabi SAW
💝 Tangis Nabi SAW
1. Menangis Ketika Shalat
Saya menghampiri Nabi SAW ketika beliau sedang shalat, sementara dari dada beliau terdengar suara seperti suara wadah air yang mendidih disebabkan oleh tangisan beliau.
(HR. Abu Daud, al-Tirmizi, al-Nasa’i, dan Ahmad)
Pada suatu hari, pada masa Rasulullah SAW terjadi gerhana matahari. Maka, beliau berdiri untuk melaksanakan shalat (cukup lama) hingga hampir tidak akan ruku', kemudian beliau ruku' dan hampir tidak akan bangun. Setelah itu, beliau bangun dan hampir tidak akan sujud, kemudian beliau sujud dan hampir tidak akan bangun. Beliau berseru dan menangis seraya berdo’a:
Wahai Tuhanku, bukankah Engkau berjanji untuk tidak menyiksa mereka yang memohon ampunan-Mu? Sementara kami memohon ampunan-Mu. Usai baginda shalat, matahari terang kembali hingga beliau berdiri dan memuji Allah SWT. Kemudian beliau bersabda: Sungguh, matahari dan bulan merupakan bagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah SWT. Keduanya tidak gerhana karena ada seseorang yang baru meninggal atau baru lahir. Jika matahari dan bulan mengalami gerhana, maka segeralah menyebut asma Allah.
(HR. al-Tirmidzi)
2. Menangis Ketika Ta'ziah
Rasulullah SAW mencium Utsman ibn Mazh’un yang telah meninggal, sementara beliau menangis (kedua mata beliau berlinang airmata).
(HR. Abu Daud, al-Tirmizi, Ibn Majah dan Ahmad)
Rasulullah SAW mengambil anak perempuan beliau yang hampir meninggal untuk diletakkan di pangkuan beliau. Akhirnya, anak itu meninggal di pangkuan beliau hingga Ummu Aiman menjerit. Rasulullah SAW. bersabda:
Kenapa engkau menangis di hadapan Rasulullah?
Dia menjawab: Bukankah engkau pernah menangis? Beliau bersabda:
Aku tidak bermaksud menangis, tapi sebagai bentuk kasih sayang. Sungguh, orang beriman selalu merasa baik (tenang) dalam setiap keadaan. Ketika melihat seseorang meninggal dunia, ia tetap memuji Allah SWT.
(HR. al-Tirmizi, al-Nasa’i dan Ahmad)
3. Menangis Ketika Pemakaman
Kami menyaksikan (pemakaman) anak perempuan Rasulullah SAW, sedangkan baginda duduk di samping kuburan sambil menangis, kemudian beliau bersabda:
Siapa diantara kalian yang tidak melakukan hubungan seksual tadi malam?
Abu Thalhah menjawab: Saya. Baginda berkata:
Turunlah (ke liang lahat).
Ia pun turun ke dalam kuburan.
(HR. al-Bukhari, al-Tirmizi dan Ahmad)
4. Menangis Ketika Membaca/Mendengarkan al-Qur'an
Abdullah ibn Mas’ud ra. meriwayatkan:
Rasulullah bersabda kepadaku:
Bacakan suatu ayat padaku.
Saya bertanya: Wahai Rasulullah SAW, bagaimana mungkin saya membacakan ayat untuk engkau, sedangkan ayat itu diturunkan kepada engkau? Beliau bersabda:
Aku suka mendengarkannya dari orang lain.
Maka saya membacakan surah an-Nisa’ sampai ke ayat:
...dan Kami mendatangkan engkau (Muhammad) sebagai saksi atas mereka.
(al-Nisa 4:41).
Saya melihat kedua mata Nabi SAW berlinang air mata.
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
5. Menangis Ketika Berdo'a Dalam banyak kesempatan, Rasulullah SAW selalu berdoa.
@ Beberapa kesempatan doa yang baginda panjatkan, sering diiringi tangis doa.
@ Sebagai contoh, malam menjelang perang Badr, hampir sepanjang malam baginda berdoa, air mata baginda juga bercucuran.
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 11 Cinta Rasul
Edisi 11 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW Makan
3. Rasulullah SAW Berdo'a
Sebelum dan Sesudah Makan
Rasulullah SAW pernah makan bersama enam orang sahabat beliau. Tiba-tiba seorang Badui datang dan ikut makan bersama mereka sebanyak dua suapan. Melihat hal itu, Rasulullah SAW berkata:
Seandainya ia menyebut nama Allah, niscaya makanan ini cukup untuk kalian.
(HR. al-Tirmizi, Ibn Majah dan Ahmad)
Nabi SAW bersabda: Sungguh, Allah benar-benar ridha kepada orang yang makan atau minum kemudian memuji dan bersyukur kepada-Nya atas makanan atau minuman itu.
(HR. Muslim, al-Tirmizi dan Ahmad)
4. Rasulullah SAW Berdo'a sebelum Makan
Suatu hari, kami sedang bersama Rasulullah SAW beliau menyuguhkan makanan. Tidak pernah kulihat makanan yang lebih besar berkahnya daripada makanan itu pada awal kami memakannya. Namun tidak pernah pula kulihat makanan yang lebih sedikit berkahnya daripada makanan itu pada saat terakhir kami memakannya. Kami bertanya: Wahai Rasulullah, mengapa hal ini bisa terjadi? Beliau menjawab:
Kita menyebut nama Allah ketika kita mulai makan. Tetapi, kemudian ada orang yang duduk lalu makan tanpa menyebut nama Allah, maka setan pun makan bersamanya.
(HR. Muslim dan Ahmad)
5. Rasulullah SAW Berdo'a di Tengah Makan
Apabila salah seorang dari kalian makan dan lupa menyebut nama Allah pada saat akan makan, maka hendaklah ia mengucapkan:
بِسْمِ اللِه أَوَّلُهُ وَآخِرُهُ
Bismillahi awwalahu wa akhiruhu (Dengan nama Allah di awal dan di akhir).
(HR. Abu Daud, al-Tirmizi, Ibn Majah, dan Ahmad)
6. Rasulullah SAW Berdo'a Sesudah Makan
Setiap kali Rasulullah SAW selesai makan, beliau selalu mengucapkan:
اَلْحَمْدُ للِه الَّذِيْ أَطْعَمَنَا وَسَقَا نَا وَجْعَلْنَا مُسْلِمِيْنَ
Alhamdu lillahil-ladzi ath'amana wa saqana wa ja'alana muslimin.
(Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami sebagai muslim).
(HR. Abu Daud, al-Tirmizi, Ibn Majah, dan Ahmad)
Apabila hidangan telah diangkat dari hadapan Rasulullah SAW beliau mengucapkan:
اَلْحَمْدُ للِه حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ غَيْرَمُوَدَّعَ وَلَا مُسْتَغْنَى عَنْهُ رَبَّنَا
Allhamdu lillahi hamdan katsiran thayyiban mubarakan fihi, ghaira muwadda, wa la mustaghnan 'anhu Rabbanaa.
(Segala puji bagi Allah dengan pujian yang berlimpah, baik, serta diberkahi, pujian yang dihaturkan tanpa henti, pujian yang senantiasa kami butuhkan. Wahai Tuhan kami."
(HR. al-Bukhari, Abu daud, dan al-Tirmizi)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 301116
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 15 Cinta Rasul
Edisi 15 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW ketika tidur
Akhlak Rasulullah SAW Ketika Tidur
1. Ketika hendak tidur, Rasulullah SAW selalu meletakkan tangan kanan di bawah pipi kanan beliau seraya berdoa:
رَبِّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ
Rabbi qini 'adzabaka yauma tab'atsu 'ibadaka
(Ya Rabb, lindungilah aku dari azab-Mu pada hari ketika Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu [dari kubur]).
(HR. Muslim, al-Tirmizi, Ahmad, dan al-Nasa'i)
2. Setiap hendak tidur, Rasulullah saw. selalu berdoa:
اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَمُوْتُ وَأَحْيَا
'Allahumma bismika amutu wa ahya
(Ya Allah, dengan nama-Mu aku mati dan hidup).
3. Dan setiap kali bangun tidur, beliau berdoa:
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ
'Alhamdulillahil-ladzi ahyana ba'da ma amatana wa ilaihin-nusyur
(Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah sebelumnya mematikan kami, dan kepada-Nyalah (kami) dibangkitkan).
(HR. al-Bukhari, Abu Daud, al-Tirmizi, Ibn Majah dan Ahmad)
4. Setiap kali hendak tidur pada malam hari, Rasulullah SAW selalu menyatukan kedua telapak tangan beliau seraya membaca surah al-Ikhlash, al-Falaq, dan al-Nas, kemudian beliau meniup kedua telapak tangan beliau. Setelah itu, dengan kedua telapak tangan itu, beliau mengusap bagian tubuh yang terjangkau, dimulai dari kepala, wajah, lalu bagian depan tubuh beliau. Hal itu beliau lakukan tiga kali.
(HR. al-Bukhari, Muslim dan al-Tirmizi)
5. Rasulullah tidur sampai beliau mendengkur halus dan beliau selalu mendengkur halus ketika tidur hingga Bilal datang dan melantunkan azan. Saat itu, beliau bangun lalu melaksanakan shalat tanpa berwudhu terlebih dahulu.
(HR. al-Bukhari, Muslim dan al-Tirmizi)
6. Jika Rasulullah SAW hendak tidur di malam hari, beliau berbaring menghadap ke kanan. Jika beliau hendak tidur sesaat sebelum subuh, beliau menegakkan lengan dan meletakkan kepala beliau di atas telapak tangan beliau.
(HR. Muslim, al-Tirmizi dan Ahmad)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 21 Cinta Rasul
Edisi 21 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW terhadap pembantu (bawahan)
1. Ramah Terhadap Pembantu
Rasulullah SAW adalah orang yang paling baik akhlaknya, kepada siapa saja beliau akan berbuat baik, termasuk kepada para pembantunya. Ketika mereka meminta sesuatu yang dimiliki Rasulullah SAW, beliau pasti memberinya dan tidak akan mengatakan tidak. Tentu semua dalam batasan yang diperbolehkan.
Cerita di atas, dapat dilihat dari riwayat berikut ini:
Anas ibn Malik ra. berkata:
Aku melayani Rasulullah SAW selama sepuluh tahun. Demi Allah. Beliau sama sekali tidak pernah mengatakan kepadaku: Hus. Beliau juga tidak pernah mengatakan kepadaku sesuatu seperti: Kenapa kamu kerjakan itu? Kenapa kamu tidak mengerjakan ini. (HR. Muslim)
2. Tidak Pernah Menolak Jika Diminta
Setiap kali Rasulullah SAW dimintai sesuatu, belum pernah beliau mengatakan: Tidak. Beliau adalah orang yang sering memberi
Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra. ia berkata:
Rasulullah SAW tidak pernah dimintai sesuatu kemudian beliau mengatakan: Tidak. (HR Muslim)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveRohingya#
3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 22 Cinta Rasul
Edisi 22 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan Akhlak (Kepribadian)
💝 Akhlak Nabi SAW terhadap perempuan
1. Berlaku Lembut Kepada Wanita. Rasulullah SAW sangat memperhatikan hak wanita.
2.Kasih sayangnya terhadap istri-istri dan anak-anaknya merupakan bukti kepeduliannya.
3. Penghormatannya kepada ibu kandungnya, ibu asuhnya, ibu angkatnya, ibu susunya adalah satu potret yang sangat baik sebagai seorang yang berbudi pekerti luhur.
4. Kisah lain, beliau memerintahkan kusir kendaraan untuk berlaku lembut kepada wanita.
5. Beliau juga mewasiatkan laki-laki/suami untuk berbuat baik kepada perempuan/istri.
Hal tersebut tergambar dalam hadist berikut:
Ketika Rasulullah SAW dalam suatu perjalanannya ada seorang pelayan berkulit hitam bernama Anjasyah sedang memacu kudanya dengan bersyair (kuda yang membawa istri-istri Nabi SAW). Rasulullah SAW bersabda kepadanya:
Wahai Anjasyah, pelan-pelan saja memacu kuda dan berlaku lembutlah kepada kaum wanita.
(HR. Muslim)
Sesungguhnya orang yang terbaik dari kalian adalah orang yang terbaik (perilakunya) kepada istri-istrinya.
(HR. Ibn Majah)
Pesan Rasulullah SAW dalam Khutbah Wada':
Bertaqwalah kalian kepada Allah. Pada istri-istri, sesungguhnya kalian sudah mengambilnya dengan amanat Allah dan kalian halalkan berhubungan intim dengan kalimat Allah dan hak kalian ke atas mereka adalah mereka tidak mengizinkan orang yang kalian tidak sukai untuk menginjak tikar di rumah (memasuki rumah), jika mereka melakukan hal itu, maka pukullah mereka dengan pukulan yang tidak menyakiti dan kewajiban kalian untuk memberikan nafkah mereka, pakaian mereka dengan bijak.
(HR. Muslim, Abu Daud, Ahmad dan al-Darimi)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveduniamuslim# 3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 25 Cinta Rasul
Edisi 25 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Sifat dan akhlak Nabi SAW
💝 Adab dan Akhlak Nabi SAW ketika bepergian
Sebagai seorang Rasul, Rasulullah SAW sering sekali bepergian jauh untuk melakukan misi kerasulannya. Beberapa adab bepergian yang dapat dicatatkan adalah sebagai berikut:
1. Memilih hari yang tepat.
Ka'ab ibn Malik ra. berkata:
Rasulullah SAW jarang sekali keluar untuk bepergian jauh (musafir) kecuali pada hari kamis.
(HR. al-Bukhari)
2. Menggunakan dan memilih pakaian dan kendaraan yang tepat.
Rasulullah SAW shalat di sebuah masjid, kemudian beliau mengendarai al-Qashwa' (nama onta Rasulullah SAW yang tercepat jalannya).
(HR. Muslim, Abu Daud, dan Ibn Majah)
Ibn Abbas ra. berkata:
Rasulullah SAW mempunyai tiga peci: Peci putih dari Mesir, peci Burud Hibarah dan satu peci yang mempunyai penutup telinga yang digunakan ketika bepergian.
(HR. Abu Syeikh)
3. Mengajak seseorang atau lebih dari istrinya.
Aisyah ra. berkata:
Rasulullah SAW jika ingin bepergian jauh, beliau mengundi nama-nama istrinya lalu mengocoknya, jika satu nama keluar, maka dialah yang akan mendampingi beliau selama bepergian.
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
4. Shalat dan berdo'a sebelum safar.
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveduniaislam# 3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 26 Cinta Rasul
Edisi 26 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Kelebihan Rasulullah SAW
💝 SYAFAAT
💝 Syafa'at Kubra (udzma)
Syafa'at Kubra yaitu Syafa'at ‘Udzma (besar), yang akan didapat oleh semua makhluk pada hari kiamat, dan ini merupakan salah satu keutamaan yang dimiliki oleh Rasulullah SAW. Syafa'at ini terjadi ketika makhluk hidup dalam masa menunggu dan berharap dimulainya hisab apapun hasil yang akan mereka terima.
Maka mereka mencari orang yang dapat memberi syafa'at sehingga mereka menuju Nabi Adam as, Nabi Nuh as, Nabi Ibrahim as, Nabi Musa as, Nabi Isa as, untuk meminta syafa'at. Tetapi mereka semua meminta maaf dan tidak menyanggupi. Lalu mereka mendatangi Rasulullah SAW, maka beliau meminta kepada Allah SWT agar hisab dimulai, dan Allah SWT mengabulkan doanya dan jelas terlihatlah keutamaan Rasulullah SAW diantara semua makhluk dan inilah Maqam al-Mahmud yang dijanjikan Allah SWT kepadanya.
Dari Abu Sa’id al-Khudri ra. Rasulullah SAW bersabda:
Saya adalah Tuan anak Adam pada hari kiamat dan ini bukanlah kesombongan. Saya membawa Liwa’ al-Hamd (Panji Pujian) dan ini bukanlah kesombongan. Dan tidak ada satu Nabi pun, baik Adam atau yang lain kecuali berada di bawah panjiku pada hari tersebut dan ini bukanlah kesombongan. Dan saya adalah orang yang pertama dibangkitkan dari bumi dan ini bukanlah kesombongan. Manusia terkejut tiga kali, kemudian mereka menuju Nabi Adam dan berkata : Engkau adalah bapak kami wahai Adam maka mintakan syafa'at bagi kami kepada Tuhanmu.
Nabi Adam menjawab: Saya telah melakukan dosa sehingga saya diturunkan ke bumi, pergilah kepada Nuh. Ketika dijumpai, Nuh pun berkata: Saya pernah mendoakan semua penghuni bumi sehingga semua dibinasakan. Pergilah ke Ibrahim. Maka mereka pergi menemui Nabi Ibrahim, namun beliau pun berkata: Saya telah berdusta tiga kali. (Rasulullah SAW menjelaskan bahwa dusta-dusta tersebut untuk membela agama Allah). Pergilah kepada Musa.
Mereka pun mendatangi Musa, namun beliau berkata: Saya pernah membunuh, jadi pergilah kepada Isa. Mereka mendatangi Isa, namun beliau menjawab: Saya disembah selain Allah, pergilah kepada Muhammad.
Rasulullah SAW melanjutkan, dan mereka datang kepadaku dan saya berjalan bersama mereka, kemudian saya memegang pengetuk pintu dan membunyikannya. Lalu ada suara yang bertanya: Siapa ini? Lalu ada yang menjawab: Muhammad. Lalu mereka membukakan pintu untukku dan mempersilahkan masuk dan berkata: Marhaban. Kemudian saya langsung bersujud dan Allah mengilhamkan kepadaku puji-pujian.
Lalu ada yang berkata kepadaku: Angkatlah kepalamu dan mintalah niscaya akan diberi permintaanmu. Mintalah Syafa'at maka akan diberi dan katakanlah karena akan didengar perkataanmu. Inilah Maqamal-Mahmud yang dijanjikan Allah SWT dalam firman-Nya (QS.17 : 79) :
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
Dan pada sebagian malam hari shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.
(HR. al-Bukhari)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveduniaislam# 3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 27 Cinta Rasul
Edisi 27 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Kelebihan Rasulullah SAW
💝 SYAFA'AT
💝 Syafa'at Sughra
Syafa'at sughra adalah syafa'at yang khusus diberikan kepada umat Islam.
Beberapa syafa'at syughra Rasulullah SAW, antara lain :
🌄 Riwayat 1
Dimasukkannya sekelompok dari umatnya ke syurga tanpa hisab.
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah dalam hadis syafa'at yang panjang bahwa Rasulullah SAW bersabda pada hari kiamat:
Ya Rab, umatku umatku,
Lalu dikatakan:
Wahai Muhammad masukkanlah dari umatmu ke dalam surga tanpa hisab dari pintu surga yang kanan diantara pintu-pintu surga.
(HR. Muslim)
🌄 Riwayat 2
Syafa'at Rasulullah SAW terhadap kaum yang sebenarnya layak masuk neraka karena amalan mereka sehingga mereka masuk surga.
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
Setiap Nabi memiliki sebuah doa yang mustajab, setiap Nabi sudah memakai doanya masing-masing dan saya menyimpan doa saya dalam bentuk syafa'at untuk umatku pada hari kiamat. Syafa'at ini Insya Allah akan mengenai dari umatku semua yang tidak mempersekutukan Allah dengan apapun.
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
🌄 Riwayat 3
Syafa'at Rasulullah SAW untuk mengeluarkan orang Muslim yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dari neraka sesudah dimasukinya.
Diriwayatkan dari Imran ibn Hushain ra. Rasulullah SAW bersabda:
Sekelompok umatku akan dikeluarkan dari neraka dengan syafa'atku, mereka diberi nama Jahanamiyun.
(HR. al-Bukhari, Abu Daud, al-Tirmizi dan Ibn Majah)
🌄 Riwayat 4
Syafa'at Rasulullah SAW untuk mengangkat derajat orang-orang tertentu di syurga.
Dari Abu Hurairah ra. berkata:
Ada yang bertanya kepada Rasulullah SAW, siapakah orang-orang yang paling bahagia ketika mendapat syafa'atmu di hari kiamat? Rasulullah SAW menjawab:
Saya sudah tahu wahai Abu Hurairah bahwa tidak ada yang mendahuluimu bertanya tentang hadis ini, karena saya melihat kepedulianmu terhadap hadis, orang yang paling bahagia di hari kiamat adalah yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dengan hati atau jiwa yang ikhlas.
(HR. al-Bukhari dan Ahmad)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveduniaislam# 3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Edisi 28 Cinta Rasul
Edisi 28 Cinta Rasul (#Tak Kenal Maka Tak Cinta#)
💝 Kelebihan Rasulullah SAW
💝 SYAFA'AT
💝 Cara Mendapatkan Syafa'at
Syafa'at Rasulullah SAW dapat diperoleh dengan beberapa cara:
1. Memintakan al-Wasilah untuk baginda setelah azan.
2. Menziarahi kuburnya.
3. Bershalawat dan memperbanyak shalawat.
4. Meninggal di Madinah dalam keadaan mu’min.
Cara-cara ini sesuai apa yang di isyaratkan dalam hadis berikut ini :
🌄 Riwayat 1
Dari Abdullah ibn 'Amr ibn al-'Ash ra.: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:
Jika kalian mendengar azan maka jawablah sebagaimana yang dikatakannya, kemudian bershalawatlah kepadaku, sesungguhnya siapa yang bershalawat kepadaku, Allah akan membalasnya sepuluh kali lipat, kemudian mintakanlah al-wasilah kepada Allah untukku, sesungguhnya ia (al-wasilah) adalah tempat di surga yang tidak layak ditempati kecuali oleh seorang hamba Allah, dan aku ingin orang itu adalah aku. Oleh karena itu, siapa yang memintakan untukku al-wasilah, maka dia berhak mendapatkan syafa'at.
(HR. Muslim, Abu Daud, al-Tirmizi dan al-Nasa'i)
🌄 Riwayat 2
Dari Ibn Umar ra. Rasulullah SAW bersabda:
Siapa menziarahi kuburku maka wajib baginya untuk mendapatkan syafa’atku.
(HR. Ibn Khuzaimah, al-Bazzar, Ibn 'Adiy, al-Daraqutni, al-Baihaqi, al-Hakim dan al-Tirmizi,)
🌄 Riwayat 3
Dari Abdullah ibn Mas’ud ra. Rasulullah SAW bersabda:
Orang yang paling utama bagiku adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku.
(HR. al-Tirmizi, Ibn Hibban, al-Thabarani, al-Baihaqi dan Abu Ya'la)
🌄 Riwayat 4
Dari Ibn Umar ra. Rasulullah SAW bersabda:
Barangsiapa yang bisa meninggal di Madinah maka hendaklah dia meninggal di sana. Sesungguhnya aku akan memberikan syafa'at kepada mereka yang meninggal di sana.
(HR. al-Tirmizi dan Ahmad)
🌄 Riwayat 5
Dari Subai'ah al-Aslamiyyah ra. Rasulullah SAW bersabda:
Barangsiapa yang bisa meninggal di Madinah maka hendaklah dia meninggal di sana. Sesungguhnya tidaklah seorang meninggal di sana kecuali aku akan menjadi pemberi syafa'atnya atau menjadi saksinya pada hari kiamat.
(HR. al-Thabarani dan al-Baihaqi)
Edisi cinta Rasul, penulis cukupkan sampai disini dulu. Nanti Insya Allah disambung lagi.
Edisi berikutnya adalah CINTA AKHIRAT (persiapan jika hari itu tiba)
Based on aplikasi Potret Pribadi dan Kehidupan Rasulullah (PKH) karya Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah MA
Disadur oleh Grd 03122016
#saveduniaislam# 3 4 Jakarta
Allahumma sholi ala Muhammad
Arsip: Www.DambacintaMu80.blogspot.co.id
Minggu, 20 November 2016
Belajar dari Do’a Mustajab Manusia-manusia Pilihan
Belajar dari Do’a Mustajab Manusia-manusia Pilihan
Oleh: Rohmat Saputra
DO’A adalah senjata
orang-orang mukmin. Tidak ada senjata yang ampuh dalam melawan segala
kedzaliman dan kekhawatiran melainkan dengan do’a. Do’a dipanjatkan
tidak hanya pada saat jalan keluar benar-benar
buntu. Tapi juga dipanjatkan ketika sedang lapang dan senggang. Sebab
hasil dari do’a, Allah akan simpan kebaikan pemohon, dan menghindari
sesuatu yang buruk dari orang itu.
“Tidaklah seorang
muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan
memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri
padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan
do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3]
Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat
lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata,
“Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.” (HR.
Ahmad 3/18. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya jayyid)
Dari uraian hadist
diatas, jadi jangan merasa khawatir bila do’a tidak dikabulkan. Pasti
akan ada hikmah yang terkandung kenapa Allah pending do’a hambanya
selama berisi kebaikan. Tapi ada diantara manusia
pilihan yang jika berdo’a, Allah kabulkan dengan segera. Siapa mereka?
Mari kita simak ulasan dibawah ini.
Umar bin Khattab
Sahabat yang
terkenal watak yang keras dan tegas adalah Umar bin Khattab. Namun saat
menjadi khalifah dalam masa Khulafaurrosyidin, masyarakat yang berada
dibawah pimpinannya merasa makmur. Dia tidak sekeras
dulu saat Rosulullah dan Abu bakar Asy-Syiddik masih hidup.
Banyak sekali
kelebihan-kelebihan yang dimiliki Umar bin Khattab. Diantaranya, Syetan
akan takut bila berpapasan dengan Umar. Bila syetan mendapati Umar pada
suatu jalan, maka syetan akan mencari jalan yang
lain karena besarnya rasa takut kepada Umar.
Nabi pernah
menyebutkan, bahwa bila seandainya ada Nabi setelahnya, maka Umarlah
orangnya. Rosulullah bersabda: “Seandainya setelahku ada nabi, niscaya
ia adalah ‘Umar bin Al-Khaththaab” [As-Sunan, no. 3686].
Sebab banyak
keputusan Umar yang sejalan dengan hukum Allah. Sehingga Umar layak bila
menjadi menjadi Nabi setelah Rosulullah. Tapi tidak ada nabi setelah
diutusnya Nabi Muhammad. Karena beliau adalah penutup
para nabi.
Dalam hidup Umar, pernah berdo’a dua kali tentang berandai-andai mati. Dan Allah kabulkan itu semuanya.
Do’a pertama, “Ya
Allah berikanlah aku anugerah mati syahid di jalan-Mu, dan jadikanlah
kematianku di negeri Rasul-Mu Shallallahu ‘alaihi wa sallam”. (HR.
Bukhari 1890)
Allah kabulkan do’a
Umar sebagai Syuhada meski tidak dalam medan perang. Padahal ada sahabat
yang maragukan Do’a beliau. Karena kondisi saat itu jauh dari
pertempuran dan masih dalam keadaan aman. Tapi Umar
mati Syahid karena dibunuh oleh salah seorang Majusi yang bernama Abu
Lu’lu’ah ketika shalat shubuh. Orang itu menikam badanUmar ditengah
mengimami para sahabat dimasjid kota Nabi, yaitu Madinah.
Umar mati syahid
dibunuh oleh seorang majusi yang punya dendam mendalam karena negerinya,
yaitu Persia, peradabannya runtuh ditangan Khalifah Umar. Dan Umar
meninggal pada tempat yang diharapkan dalam do’a,
dimana sebelumnya Nabi tinggal dinegeri itu.
Doa Umar yang kedua
yaitu beliau biasa melazimi do’a yang dipanjatkan oleh Rosulullah. Bunyi
do’a,“ Ya Allah aku meminta kepadamu perbuatan kebaikan, dan
meninggalkan perbuatan yang mungkar, mencintai orang-orang
miskin. Ya Allah, jikalau engkau ingin untuk menimpakan bencana kepada
umat manusia dengan fitnah yang besar, maka cabutlah nyawaku ya Allah
Tanpa aku mendapatkan bencana atau fitnah itu.” (diriwayatkan oleh imam
tirmidzi dan dishahihkan oleh Imam Al-Bani).
Allah kabulkan do’a
Umar dengan tidak ada fitnah dimasa hidupnya. Tidaklah terbuka fitnah
kecuali ketika Umar bin Khattab telah meninggal. Maka khalifah
setelahnya diuji dengan fitnah sepeninggal Umar. Seperti
munculnya fitnah kelompok Khowarij dan kelompok Syiah, serta fitnah
besar yang dihembuskan oleh musuh Allah dalam perseteruan antara sahabat
Ali bin Abi Thalib dan Muawiyah.
Saad bin Muadz
Beliau adalah salah
seorang sahabat Nabi yang masuk Islam dari perantara Mushab bin Umair
dan As’ad bin Zurarah. Sahabat Rosul ini merupakan kepala suku Aus,
yaitu salah satu suku besar yang ada di Madinah.
Tentang keutamaan Saad bin Muadz, Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah berkata,
“Dikalangan Anshor di Madinah, ada seorang yang bernama Saad bin Muadz
yang kedudukannya sama dengan Abu Bakar Asy-Syiddiq dikalangan
muhajirin. Semua cacian terhadapnya tidak akan berpengaruh
padanya, dan jihadnya kepada Allah, dan juga mati syahid di akhir
hidupnya, selalu mendahulukan ridho Allah diatas ridho
makhluk-makhluknya. Dan dialah seseorang selain nabi-nabi yang berhukum
yang tepat diatas tujuh lapis langit. Dan begitu juga Jibril turun
langsung memberitahukan kematiannya kepada Rosul. Dan Arsy Allah
berguncang karenanya.”
Pada saat perang
ahzab, Saad bin Muadz terkena serangan panah tepat di urat nadinya yang
dilemparkan oleh salah seorang musyrikin, yang bernama Ibnu Abi Ariqoh.
Dia salah satu pemanah ulung. Akibatnya darah
dari urat nadi Saad mengalir deras. Lantas dia lemas dari banyaknya
darah yang terus mengalir.
Kemudian dia
mengadahkan tangan, lalu berdo’a “Ya Allah, kalau memang masih ada
pertempuran dan persoalan yang belum selesai, antara nabi dan
orang-orang Bani Quraidhah, maka tolong tangguhkanlah dari matiku,
sampai aku membantu nabi menyelesaikan urusannya dengan pengkhianatan
bani Quraidhoh.”
Maka setelah itu
darah yang sebelumnya mengalir deras, tiba-tiba terhenti. Kemudian Saad
bin Muadz ikut rombongan pasukan muslimin mengepung Bani Quraidhah
karena melakukan pengkhianatan kepada kaum muslimin.
Setelah Bani Quraidhah dikalahkan, maka Saad kembali berdo’a, “Ya Allah
bila telah selesai urusan Nabimu dengan bani Quraidhoh, maka aku lebih
senang untuk kembali kepadamu, dan berada disisimu dari pada didunia.”
Belum lama lisannya
basah dari permintaannya itu, Allah langsung kabulkan do’a Saad dengan
kontan. Darah yang sebelumnya berhenti dan mengering, kembali mengucur
dengan derasnya. Hingga semakin lemas dan
akhirnya meninggal dunia.
Saat Rosul melihat jenazah Saad bin Muadz, Rosulullah berkata, “Kepulangan Saad mengguncangkan Arsy Allah”.
Padahal Saad belum
lama memeluk Islam. Baru 8 tahun. Lalu meninggal pada usia 38 tahun.
Tapi Allah muliakan dengan mengabulkan permintaan akheratnya karena
kesungguhan dalam membela agama Allah.
Ashim bin Tsabit
Ashim Bin Tsabit
adalah salah seorang sahabat Nabi yang memiliki permintaan dalam do’a
yang unik. Dia memohon kepada Allah ketika meninggalnya nanti dimedan
pertempuran, agar tubuhnya tidak dijamah oleh pasukan
musyrik. Do’anya berbunyi, “Ya Allah jangan biarkan orang musyrikin
untuk menjamah tubuhku”.
Allah kabulkan do’a
Ashim bin Tsabit. Sepanjang orang-orang musyrikin ingin mendekati
tubuhnya, Allah terus lindungi jasadnya melalui tentara makhluk-Nya.
Ashim termasuk sahabat yang diincar tubuhnya oleh
wanita musyrikin. Karena dia telah membunuh salah seorang anggota
keluarganya pada suatu peperangan. Kepalanya dihargai ratusan dinar bagi
siapa saja yang mendapatkannya.
Untuk apa tubuhnya
Ashim bagi wanita itu? Dia ingin meminum khomr dari kepala tengkorak
Ashim bin Tsabit, karena begitu dendamnya kepada sahabat Rosul tersebut.
Saat orang-orang
Quraisy mulai hendak mendekati jasad Ashim yang telah mereka temukan,
tiba-tiba datang segerombolan tentara lebah. Setiap mereka mendekati,
lebah itu menyerang dengan masif. Hingga mereka
bermusyawarah bagaimana caranya agar mereka bisa mendapati jasadnya
Ashim.
Kemudian mereka
berinisiatif mengambil jasad Ashim ketika malam hari. Mereka berfikir,
lebah itu akan kembali ke rumahnya saat malam tiba.
Dimalam hari,
orang-orang musyrik kembali mendatangi jasad sahabat rosul itu. Namun
saat mendekatinya, tiba-tiba hujan turun begitu deras. Hingga genangan
air membawa jasad Ashim bin Tsabit sampai ketempat
yang tidak ada satupun orang-orang musyrik yang tahu jasadnya. Allah
mengabulkan do’anya meski ruh telah meninggalkan jasad demi menjaga
kehormatannya.
Saad Bin Abi Waqqosh
Salah seorang
sahabat Rosul ini selalu dikabulkan do’anya. Tidaklah dia memanjatkan
sebuah doa, melainkan dengan segara Allah kabulkan permintaan tersebut.
Sampai beliau terkenal dikalangan para sahabat adalah
manusia yang makbul do’anya. Selain itu, sahabat yang terdaftar orang
ketiga dalam memeluk Islam ini berusaha berlepas diri dari fitnah
perseteruan antara Ali bin Abi Thalib dengan Muawiayah. Dia tidak
mendukung satu orangpun dari dua sahabat tersebut. Beliau
lebih memilih diam.
Di masa Umar bin
Khattab dia menjadi pemimpin pasukan besar untuk menyerang Persia yang
dipimpin oleh Rustum. Dalam suatu kejadian dia dan bersama ribuan
pasukannya mampu berjalan diatas air. Padahal sungai
tigris saat itu masih sangat deras. Ini merupakan karomah yang Allah
berikan kepada hamba yang memperjuangkan agama-Nya. Sehingga pasukan
yang melihat itu membuat pasukan persia takut dan akhirnya bertekuk
lutut. Karena mereka seolah menghadapi pasukan yang
entah dari mana datangnya.
Suatu ketika putra
dari sahabat Saad, yang bernama Mus’ab bin Saad bin Abi Waqqosh
jalan-jalan bersama bapaknya. Kemudian mendapati salah seorang yang
menghujat dan mencela Ali bin Abi Thalib. Lantas Saad
bertanya kepada orang tersebut, “Kenapa kamu mencela dan mendzalimi
Sahabat Ali bin Abi Thalib? Apa yang salah darinya?”
Namun orang itu tetap saja mencela Ali bin Abi Thalib sambil duduk diatas kudanya.
Kemudian Saad
mengadahkan tangannya dan berdo’a, “Kalau memang orang ini memfitnah dan
apa yang dia sampaikan salah, berikanlah hukuman kepadanya atas
kedzaliman besar karena menghujat salah satu orang yang
kau cintai, Yaitu Ali bin Abi Thalib.”
Belum kering
lisannya Saad dalam memohon, kuda yang ditunggangi oleh laki-laki
penghujat itu memberontak dengan keras. Akibatnya lelaki itu terpental
jauh ketanah dan kepalanya membentur batu. Tidak lama
kemudian meninggal.
Pernah di lain waktu
Saad sendiri difitnah oleh salah seorang. Maka beliau berdoa, “Ya Allah
jika memang dia memfitnah atas kebohongan yang dia rangkai, maka
timpalah kepada dia 3 hal. Satu, panjangkan umurnya.
Kedua, miskinkan dia terus menerus. Ketiga, beri fitnah sampai mati.
Maka Allah kabulkan
doa Saad. Orang itu diberikan umur yang panjang, hidupnya terus-terusan
dalam kemiskinan. Dan hidupnya penuh dengan fitnah. Yaitu suka menyoleki
perempuan dipasar. Itu tidak bisa dihentikan
sama sekali olehnya. Dia berkata, “Ini adalah hasil do’a yang dulu
dipanjatkan oleh Saad bin Abi Waqqosh”.
Imam Ahmad bin Hanbal
Imam Ahmad hidup
dipemerintahan Bani Abbasiyah. Dimasa umur 10 tahun dia telah hafal
Al-Qur’an secara sempurna, meski tanpa ada sosok ayah disisinya. Karena
ayahnya wafat saat usianya belia. Imam Ahmad terlahir
dalam keluarga yang kurang mampu. Namun atas kesungguhan sang ibu dalam
menanamkan motivasi menuntut ilmu sejak kecil, mengantarkan Ahmad bin
Hanbal menjadi salah satu Imam Mahdzab yang terkenal dan menjadi rujukan
hingga abad ini.
Suatu ketika Imam
Ahmad diuji keimanannya dengan fitnah Khalqul Qur’an (Al-Qur’an adalah
makhluk). Atas musibah itu, beliau dan ulama lainnya di panggil oleh
khalifah, lalu kemudian dieksekusi oleh para algojo
dengan cambukan berkali-kali.
Ada yang mengatakan bahwa jika cambukan itu diberikan kepada hewan, maka hewan itu akan mati.
Di tengah cambukan
bertubi-tubi yang mendarat pada punggung Imam Ahmad, maka tali celananya
mengendur. Jika dibiarkan akan tersingkap auratnya bila tidak
dikencangkan. Sedangkan saat itu kondisi tangannya
diborgol, sehingga ia tidak bisa mengencangkan tali celana tersebut.
Atas kejadian itu, Imam Ahmad berdo’a supaya auratnya tidak terbuka,
disebabkan cambukan yang bertubi-tubi diarahkan kepadanya.
Tidak lama dia
selesai berdo’a, maka tali celana tersebut mengencang kembali
sebagaimana sebelumnya. Allah mengabulkan do’a Imam Ahmad agar auratnya
tidak terlihat, yang menyebabkan kehormatannya tersingkap.
Demikianlah
sekelumit kisah do’a para salaf yang dikabulkan oleh Allah. Tentu masih
banyak sekali para pendahulu kita yang dengan mudah dikabulkan do’anya.
Terkabulnya do’a bukan karena Allah asal memilih
hambanya yang dikehendaki do’anya. Tapi karena hati yang bersih dan
tubuh yang terbebas dari zat haram. Serta membela agama Allah dari para
pencela dan penghinanya. Maka do’a yang dikabulkan merupakan salah satu
diantara indikasi bahwa Allah cinta kepada mereka.
Bila sang kekasih telah cinta, apapun yang diminta akan dikabulkan.
Mukaddimah cinta Rasul
Sepenggal Kisah Uhud
Edisi cinta Nabi SAW (tak kenal maka tak cinta)
Sesaat setelah pasukan panah kaum muslimin meninggalkan pos nya, karena tergiur harta pampasan perang yang banyak.
Datanglah Khalid bin
Walid beserta pasukannya menerjang kaum muslimin dari belakang. Pasukan
muslimin bercerai berai, banyak yang pergi meninggalkan gelanggang
perang dan banyak pula yang syahid menghadap
Rabb-Nya.
Rasulullah SAW tak mau tinggal diam, melihat kaum muslimin dibantai.
Beliau berseru
"Muhammad disini, Muhammad disini, Muhammad disini". Dengan maksud agar
mengalihkan perhatian kaum musyrik agar tidak mengejar muslimin tapi
hanya mengincar beliau, untuk menghindari jatuhnya
korban lebih banyak.
Saat itu beliau
menjadi sasaran yang sangat empuk untuk dibunuh. Saat itu hanya 3 orang
yang disisi Rasulullah SAW dan menjadi tameng hidup beliau.
3 orang itu adalah
Abu Bakar RA di depan, Thalhah di sebelah kanan dan Saad di sebelah
kiri. Sampai-sampai beliau terkena pecahan besi dipipinya, sehingga
darahnya yang suci mengalir membasahi pakaian beliau.
Saad bin abi waqqashlah yang mengambil besi itu dengan mulutnya itu
dari pipi beliau yang mulia.
Lihatlah apa yang
beliau lakukan untuk kaum muslimin. Membiarkan dirinya menjadi sasaran
empuk kaum musyrikin demi keselamatan kaum muslimin. Demi kita juga
ummat sesudahnya.
Terus apa yg harus kita lakukan untuk membalas cinta dan pengorbanan beliau?
Saat itu Anas bin
Nadhor RA melihat muslimin lari meninggalkan uhud. Beliau berteriak "
mengapa kalian lari dari perang". Mereka menjawab "Muhammad telah mati,
Muhammad telah mati". Anas bin Nadhor berteriak
" jika Muhammad telah mati untuk apa aku hidup". Sekali lagi " jika
Muhammad telah mati untuk apa aku hidup". Camkan kalimat ini " jika
Muhammad telah mati untuk apa aku hidup" (kalimat ini hanya keluar dari
mulut seorang pecinta sejati, Allahuma sholi ala
Muhammad-pen). Akhirnya saat ini beliau sedang bergembira bersama orang
yang dicintainya, mati sebagai syuhada uhud.
Lalu dimana kita saat nama nabi disebut?
Bersholawatlah walau hanya dalam hati sebagai tanda cinta terhadap beliau.
Sekurang-kurangnya 10 x sehari
Belajarlah kisah hidup beliau
Wassalam, Grd at GDR, 021216
3 4 jakarta
Marilah kita baca Al
Fatihah untuk ke 4 sahabat diatas, semoga kita digolongkan sebagai
orang yang mencintai rasul Nya. Al Fatihah
Allahumma sholli ala Muhammad
💐💐MENGENAL SURGA💐💐
Surga itu memiliki 100 tingkat. Dan 8 kelas yaitu :
1. Surga Firdaus
2. Surga Adn
3. Surga Naim
4. Surga Ma'wa
5. Surga Darussalam
6. Surga Darul Muqomah
7. Surga Al-Maqamul Amin
8. Surga Khuldi
Untuk memasuki surga, seorang muslim harus melewati 8 pintu, yaitu:
1. Bab sholat
2. Bab jihad
3. Bab puasa (ar rayyan)
4. Bab sedekah
5. Bab meringankan beban orang
6. Bab amar makruf nahi mungkar
7. Allahu a'lam
8. Allahu a'lam
Nanti seorang muslim ada yang diizinkan masuk melalui 1 pintu, 2 pintu, 3 pintu bahkan semua pintu.
Tapi ada seorang
muslim yang tidak boleh masuk dari pintu manapun, karena ia tak punya
amal (semoga kita dihindarkan dari hal ini-pen).
Agar kita terhindar dari hal itu maka ada pelajaran yang bisa diambil:
1. Kita lihat, bahwa
amal semua pintu tersebut dapat dikerjakan oleh semua muslim. Coba,
jika ada pintu haji atau zakat, maka tidak semua orang muslim mampu
secara finansial, sehingga ia tak berhak masuk
pintu haji atau zakat.
2. Kita lihat, hanya
2 pintu yang berhubungan dengan ibadah fardiyah (sendiri) yaitu bab
sholat dan bab puasa. Selebihnya adalah pintu ibadah sosial, yang
menyenangkan orang lain. Artinya jika kita banyak
melakukan ibadah sosial maka berpeluang besar masuk surga.
3. Allah sengaja
menyembunyikan dua pintu surga, sebab kita tidak tahu amal apa saja yang
membuat kita masuk kedalamnya, bisa jadi dzikir, tilawah Quran, birrul
walidain atau lainnya, oleh karena itu beramallah.
Kesimpulan:
1. Setelah
menyatakan beriman, maka kita harus beramal. Dan amal yang diterima
Allah adalah yang Ikhlas dan sesuai dengan tuntunan Rasul (berarti
seorang muslim wajib ngaji-pen)
2. Kita sangat sulit
melakukan semua amalan Rasul SAW. Oleh karena pilihlah beberapa amalan
yang kita istiqomah menjalankannya. Minimal 3 amalan, sebab peluang
masuk pintu surganya lebih besar dari yang 2
amalan. ( jaga2 jika 1 amalan ditolak Allah, maka masih ada 2 amalan.
Jika hanya punya 1 amalah, kemudian ditolak maka kita tidak bisa masuk
surga)
3. Masuk surga itu mudah bagi yang dimudahkan. Dan sulit bagi yang Allah sulitkan.
Semoga kita dimudahkan Allah masuk surga.
Allahu alam bishowab
Grd at GDR, 201115
Bela Islam III, #save Rohingya#
Sumber kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi dan berbagai sumber lainnya.
Sholu ala Muhammad
Islam = Indonesia
Saya percaya ada
sebuah tesis yang mengatakan bahwa "satu2nya faktor yang menyebabkan
indonesia masih ada hingga hari ini adalah Islam".
Karena tidak ada satupun faktor yang mampu merekatkan bangsa dengan begitu macam suku, budaya, karakter dll selain Islam.
Tidak tentara, tidak slogan bhineka tunggal ika ato pun lainnya.
Oleh karena itu, jangan ragu menunjukkan identitas keislaman kita diberbagai forum dan kesempatan.
Sebarkan nilai2 Allah dan Rasul Nya dimanapun tanpa sungkan terhadap kaum minoritas.
Saya membayang jika
sekarang bung hatta tidak membatalkan 7 kata dalam piagam jakarta.
Mungkin beliau sekarang beliau sedang menikmati aliran pahala
dikuburnya, tapi hanya gara2 protes seorang non muslim
yg tidak jelas asalnya, akhirnya beliau gagal mendapatkan kemuliaan
itu.
Kita terlalu sungkan
terhadap non muslim. Sedangkan mereka secara telanjang telah menindas
kita. Program kristenisasi sangat masif terjadi di sekitar kita tanpa
disadari.
Sedangkan dakwah kita. Ada saja hal yang menghalangi dengan berbagai alasan, takut terjadi perpecahan diantaranya.
Padahal indonesia ada karena Islam.
Saya pernah naik bis
dari halte di pasar jumat depan sekopol. Di situ ada segerombolan anak
muda menawarkam booklet kristen ke semua orang bahkan ke perempuan
berjilbab yg notebene pasti muslim.
Trus ada pendeta
atau pastur atau pemimpin mereka ngomong " adek2 jangan dakwah disini
ya!karena disini banyak muslimnya atau klo mau dakwah ke orang kristen
aja agar lebih mengena".
Aahh itu cuman imajinasi.
Kalau pemimpin kita. " Speaker masjid jangan keras2 ya! Kasihan non muslim terganggu".
Atau saya pernah
denger dari temen, bahwa dia dilarang posting agama oleh admin dan
teman2 nya di wag gara2 ada 1 orang non didalamnya.
Itu yg si non blom komplen. Klo komplen, mungkin dia bisa di remove dari wag tsb.
Trus gimana? Mbok ya klo ada yg posting agama di wag heterogen didukung. Selama postingannya tidak tendensius atau provokatif.
Masa kalah sama semut nabi Ibrahim yg cuman ngasih setetes air untuk beliau, sebagai tanda dia ada dipihak Allah dan rasul Nya.
Atau tanda
, sebagai saksi dihadapan Allah bahwa kita bagian dari dakwah.
Islam = Indonesia, atau sebaliknya
Jangan Remehkan Amal
Jangan Remehkan Amal
Oleh: Farid Gasim Anuz
REPUBLIKA.CO.ID,
JAKARTA -- Allah berfirman, “Maka barang siapa mengerjakan kebaikan
seberat zarah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya.” (QS al-Zalzalah:
7).Rasulullah
SAW bersabda, “Janganlah kau menganggap remeh akan amal kebaikan
sekecil apa pun meskipun kau hanya menampakkan wajah yang ceria kepada
saudaramu.” (HR Muslim).
Imam Masjid Quba di
Madinah, Dr Shalih Awad al-Maghamisi, menuturkan, seorang warga negara
Mesir yang saya kenal menunaikan ibadah Haji. Ia naik bus umum di
masyair dengan berdiri karena penumpang penuh.
Di dekatnya ada suami istri duduk di kursi. Ia melihat seorang nenek
berdiri juga. Tubuhnya yang ringkih membuatnya kerepotan menjaga
keseimbangan dirinya agar tidak terjatuh.
Saudara kita ini
meminta kepada orang laki yang duduk agar bangun dan memberi kesempatan
kepada nenek yang berdiri untuk duduk di samping istrinya. Orang
laki-laki di depannya tidak mau bangun. Saudara kita
ini mengulang lagi permohonannya agar ia bangun. Ia bersikeras tidak
mau bangun. Sampai ketiga kalinya barulah ia bangun dan berdiri dengan
terpaksa.
Si nenek itu
akhirnya duduk. Setelah sempurna duduk di kursi maka nenek itu mendoakan
saudara kita itu, “Semoga Allah menjadikan Anda naik haji tiap tahun.”
Subhanallah, Allah kabulkan doanya. Sampai sekarang
selama 32 tahun, saudara kita ini berangkat menunaikan ibadah haji tiap
tahun berturut-turut. Meskipun ia tadinya tidak ada rencana untuk naik
haji, tapi Allah menggiringnya ketika musim haji tiba ke Tanah Suci
untuk menunaikan ibadah haji. Berbuat baiklah
kepada orang-orang yang lemah.
Kita tidak tahu,
bisa jadi Allah bukakan untuk kita pintu-pintu rahmat, karunia, dan
kebaikan yang sebelumnya tertutup karena doa dari mereka.Dalam
ceramahnya, Syekh Abu Ishaq al-Huwaini, seorang ulama dari
Mesir, mengatakan, dalam ceramahnya, sekarang ini banyak para murid
yang tidak tahu berterima kasih kepada gurunya. Bahkan, meremehkan,
menjelek-jelekkan, dan mencela gurunya.
Padahal, waktu ia
belum mengerti apa-apa, ia belajar dari guru itu. Meskipun Anda pada
kemudian hari jauh lebih berilmu dari guru Anda maka janganlah lupakan
jasa gurumu. Jagalah kehormatannya!Anda tidak
tahu amal mana yang diterima oleh Allah. Boleh jadi seorang yang
ilmunya sedikit tapi dia memiliki amal kebaikan yang menyebabkannya
mendapatkan derajat yang lebih tinggi di sisi Allah dari orang-orang
yang lebih berilmu darinya.
Timbangan seberapa
besar dan berat suatu amal kebaikan penilaiannya adalah hak Allah untuk
menghisabnya. Tidakkah Anda baca bagaimana seorang perempuan pelacur
diampuni dosanya disebabkan ia memberi minum
kepada anjing yang sedang kehausan?Bisa jadi Anda melakukan amalan yang
ringan dan sepele tapi ia lebih barakah dari amalan-amalan Anda
lainnya. Janganlah menganggap remeh akan amal kebaikan sekecil apa pun.
Boleh jadi Anda
sedang tertidur sedangkan pintu langit diketuk puluhan doa untuk Anda.
Doa dari seorang fakir miskin yang telah Anda bantu meskipun sedikit.
Doa dari orang yang telah Anda hibur dari kesedihannya.
Doa dari orang yang lewat di jalan yang telah Anda hadiahkan kepadanya
berupa senyuman yang tulus.
Doa dari seorang
yang Anda antar dengan mobil atau motor. Doa dari seorang kuli bangunan
yang Anda buatkan teh atau berikan air putih. Doa dari seorang yang
telah Anda tunjukkan kepadanya alamat yang dicarinya.
Doa dari seorang yang menitipkan oleh-oleh untuk anaknya di luar kota
dan seterusnya. Janganlah menganggap remeh akan amal kebaikan sekecil
apa pun! Wallahua'lam
Red: Agung Sasongko
5 aktivas yg bisa mencerdaskan otak
Ada 5 aktivas yg bisa mencerdaskan otak:
1. Membaca buku
2. Mendengar hal baru
3. Silaturahim
4. Latihan
5. Jalan-jalan
(Dr. Aisyah Dahlan)
Poinnya:
1. Marilah kita explore lingkungan kita, agar otak menjadi lebih fresh dan cerdas.
2. Masakan istri adalah masakan terbaik yang Allah berikan untukmu (jaka sembung*)
3 4 jakarta
*ora nyambung
Kisah lucu (true story)
Kisah lucu (true story)
Di sebuah desa kecil di jordan.
Ada seorang imam musholla yang bacaannya "Al Kafiruun" terus dalam sholat jamaahnya.
Suatu saat sang imam
digetok oleh makmumnya yang sudah tua. Si kakek marah dan ngomel, " eh
imam, nt baca Al Kafiruun terus, emangnya kita orang kafir" lalu si
kakek pergi meninggalkan sang imam.
Pesan:
1. Salah satu tugas
imam adalah mengantarkan jamaah menuju kesempurnaan sholat. Oleh karena
itu, imam harus membekali dirinya dengan ilmu seperti qiraah dan fiqih
sholat. Imam harus tahu wajib dan sunnah2
sholat.
2. Prioritas yang jadi imam adalah paling bagus bacaannya, faqih, paling tua, paling awal hijrah di kampung tsb.
3. Pesan itu khususnya untuk semua laki2, karena laki2 adalah imam bagi keluarganya
4. Marilah belajar
ilmu sholat, mengingat sholat adalah amal yg pertama kali dihisab. Dan
sholat adalah kunci surga. Ahlus sholat akan dimasukkan kedalam surga
lewat pintu sholat.
Allahu a'lam
3 4 jakarta
Seekor semut yang mulia
Seekor semut yang mulia
Ketika nabi Ibrahim
dibakar oleh namrud laknatullah. Ketika itu ada seekor semut dengan
tergopoh-gopoh membawa sejumut air dan berlari ke arah api untuk
memadamkan api.
Melihat itu para
binatang tertawa sembari mengejek " hai semut, percuma yg kau lakukan
itu, kamu tidak akan bisa memadamkan api hanya dengan sejumut air."
Semut menjawab
dengan izzahnya " aku tau bahwa air ini tidak akan bisa memadamkan api,
tapi dengan air ini, Allah tau aku berada dipihak siapa."
Subhanallah, ketika
Rasulullah memobilisasi dana untuk perang tabuk. Seluruh Kaum mukmin
berkontribusi dengan apa yg mereka punya dan mereka bisa. Ketika itu,
kaum munafik menghina kaum muslim yg berinfak
besar seraya berkata bahwa orang itu riya. Sedangkan bagi yg menyumbang
hanya dengan Beberapa kurma, munafik berkata" amalmu tidak akan
diterima karena sedikit."
Tapi Allah menjawab
hinaan mereka dengan ayat yg menyatakan bahwa bukan kuantitas yg membuat
amal diterima, tetapi karena ikhlas dan tidak memandang kontribusi yang
diberikan. Ini menandakan ada dipihak mana
orang tersebut.
Wahai kaum muslimin
berikan kontribusi walau hanya u setetes air untuk 4 november. Karena
ini akan menjadi saksi dihadapan Allah SWT bahwa kita ada dipihak yg
mana
Selamat berkontribusi....
Walau hanya me share artikel semangat 4 nov
Insya Allah kita bersama Rasulullah
Senayan city 3 nov 2016
Bab sholat diluar waktu
Shahih bukhari kitab waktu2 shalat. Diasuh oleh dr kh Ahmad Lutfi Fathullah ma tvri 160314
Bab: sholat di luar waktu
Bab ini membahas
sholat di kondisi yg tidak normal. Misalnya macet, diterminal, airport,
pakaian terkena najis dll sedangkan kita wajib sholat (red)
1. Suatu saat Umar
RA tidak sholat ashar karena lupa lagi sibuk prepare perang khondaq.
Beliau ngadu ke Rasulullah, ternyata Rasulullah dan mayoritas sahabat
pun tidak sholat ashar karena lupa. Lalu Rasulullah
sholar ashar di waktu magrib secara berjamaah.
Point:
-Sholat itu wajib
bagaimanapun kondisinya. Sehingga jika kita meninggalkannya 1x pun di
masa lalu, kita wajib menggantinya (qodo)
Dalam sholat ada istilah
Adaan ( sholat diwaktunya)
Qodoan (sholat diluar waktunya)
Iadatan (mengulang sholat karena kondisi tidak memenuhi syarat sah sholat)
- menunjukkan sisi manusiawi Rasulullah dan sahabat
2. Rasulullah
menerangkan bahwa jika mengqodo sholat maka sesuai urutan sholat. Contoh
jika qodo zuhur di ashar, maka zuhur dulu baru asar.
Qodo sholat wajib bagi orang yg sengaja meninggalkan sholat atau yg tidak sengaja.
3. Rasulullah mengatakan wajib mengganti sholat yg tidak dikerjakan pada masa lalu
Ulama menambahkan jika ada 1 sholat yg tidak di kerjakan 21 tahun lalu maka wajib diganti pada masa kini.
Kesimpulan:
1. Sholat itu wajib bagaimanapun kondisinya. Jika kita dalam kondisi tidak normal maka hal diatas solusinya.
2. Sholat wajib diganti klo kita tidak mengerjakannya pada masa lalu.
Allahu A'lam bishowab
Langganan:
Komentar (Atom)