Minggu, 20 November 2016

Seekor semut yang mulia

Seekor semut yang mulia

Ketika nabi Ibrahim dibakar oleh namrud laknatullah. Ketika itu ada seekor semut dengan tergopoh-gopoh membawa sejumut air dan berlari ke arah api untuk memadamkan api.

Melihat itu para binatang tertawa sembari mengejek " hai semut, percuma yg kau lakukan itu, kamu tidak akan bisa memadamkan api hanya dengan sejumut air."

Semut menjawab dengan izzahnya " aku tau bahwa air ini tidak akan bisa memadamkan api, tapi dengan air ini, Allah tau aku berada dipihak siapa."

Subhanallah, ketika Rasulullah memobilisasi dana untuk perang tabuk. Seluruh Kaum mukmin berkontribusi dengan apa yg mereka punya dan mereka bisa. Ketika itu, kaum munafik menghina kaum muslim yg berinfak besar seraya berkata bahwa orang itu riya. Sedangkan bagi yg menyumbang hanya dengan Beberapa kurma, munafik berkata" amalmu tidak akan diterima karena sedikit."

Tapi Allah menjawab hinaan mereka dengan ayat yg menyatakan bahwa bukan kuantitas yg membuat amal diterima, tetapi karena ikhlas dan tidak memandang kontribusi yang diberikan. Ini menandakan ada dipihak mana orang tersebut.

Wahai kaum muslimin berikan kontribusi walau hanya u setetes air untuk 4 november. Karena ini akan menjadi saksi dihadapan Allah SWT bahwa kita ada dipihak yg mana

Selamat berkontribusi....
Walau hanya me share artikel semangat 4 nov
Insya Allah kita bersama Rasulullah

Senayan city 3 nov 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar